Langsung ke konten utama

Apa yang akan terjadi jika sifilis tidak diobati?



Pertanyaan : Apa jadinya jika penyakit sipilis dibiarkan begitu saja, dok? Apakah bisa sembuh sendiri? Apa yang akan terjadi jika sifilis tidak diobati?


Jawab :

Sifilis, juga dikenal sebagai Raja Singa, adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Gejala sipilis meliputi:

• Ulkus kelamin

• Muncul ruam merah di seluruh tubuh, termasuk telapak tangan dan kaki.

• Luka menyebar ke mulut pada infeksi sekunder. 

• Pegal-pegal.

• Pembengkakan kelenjar getah bening

Sifilis terutama ditularkan melalui kontak seksual dengan individu yang terinfeksi. Selanjutnya penyakit sipilis dapat menular melalui aktivitas seksual lainnya seperti berciuman, oral seks, dan tertularnya ibu hamil melalui janin yang dikandungnya. Tahap awal dan sekunder sifilis adalah yang paling menular.

Sifilis dapat diklasifikasikan menjadi empat tahap: primer, sekunder, laten, dan tersier. Gejala penyakit dapat hilang setelah beberapa hari hingga seminggu pada stadium primer dan sekunder, tetapi ini tidak berarti penyakit akan hilang, karena akan berkembang ke stadium yang lebih berbahaya.

Menanggapi pertanyaan itu, sifilis yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.

• Mengganggu kerja pembuluh darah jantung dan katup jantung. 

• Merusak saraf dan fungsi otak jika sifilis tidak diobati.

• Menginfeksi organ reproduksi, menyebabkan peradangan. 

• Janin yang terinfeksi dari ibu mungkin mengalami cacat lahir atau berisiko mengalami keguguran dan kematian segera setelah lahir.

Akibatnya, jika Anda memiliki gejala yang sama atau riwayat seks bebas, Anda harus segera menemui dokter kelamin untuk pengujian tambahan, seperti tes sifilis. Menghindari seks bebas dan aktivitas berisiko lainnya dapat membantu mencegah penyakit sifilis ini.

Sifilis tidak dapat hilang begitu saja; perawatan intensif diperlukan untuk sepenuhnya pulih dari penyakit ini. Sifilis dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ yang diserangnya dan tidak dapat disembuhkan, sehingga sangat penting untuk mengambil tindakan pencegahan sesegera mungkin.

Jika anda belum puas dengan jawaban anda, anda bisa segera berkonsultasi dengan kami klinik Raphael Bekasi melalui WA di no : 0813-9625-4650 atau 0857-7077-3681 (konsultasi online gratis)

atau berkunjung ke website resmi kami : 

Website Resmi :

https://www.klinikraphael.com

https://klinikpenyakitandrologi.com

https://www.klinikkelaminku.com

 

Alamat :

Jl.Moh. H. Thamrin Blok B No.17,

Cibatu, Cikarang Selatan, Kab. Bekasi - Jawa barat 17520

 

Konsultasi Online Gratis via Telegram : https://t.me/Klinik_Raphael

Kontak email : raphaelklinik@gmail.com

Lokasi Google Maps : https://g.page/klinik-raphael?share


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bisakah kutil kelamin kambuh kembali dan apakah mereka ditularkan melalui kontak seksual?

  Pertanyaan : Selamat siang dokter, saya mengunjungi dokter pada tahun 2020 untuk kutil kelamin. Setelah itu, dokter kulit melakukan kauter, dan beberapa minggu kemudian kutilnya hilang. Apakah dapat dipastikan penyakit ini tidak muncul lagi? Bagaimana saya bisa yakin penyakit ini sudah benar-benar hilang? Karena sampai saat ini saya takut penyakit ini akan kembali dalam bentuk yang lebih parah dari sebelumnya. Dan setelah semua yang saya lalui, tahun 2021 atau tahun 2022 menjadi pertama kalinya saya melakukan aktivitas seksual lagi. Apakah mungkin bagi saya untuk menularkan penyakit saya kepada orang ini? Jawab : Meskipun gejala pasien mungkin telah membaik, infeksi HPV yang menyebabkan berkembangnya kutil kelamin tidak dapat sepenuhnya diberantas dari tubuh pasien. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa virus HPV dapat tetap tidak aktif atau menetap di dalam tubuh, yang memungkinkannya menyebabkan wabah di lain waktu jika sistem kekebalan tubuh terganggu. Selain itu, bahkan jika ...

Penyebab luka seperti kawah pada labia minor vagina

Pertanyaan  : Halo, Dokter. Seorang wanita berusia 21 tahun menemukan luka seperti kawah dengan bagian tengah berwarna putih kekuningan pada organ intim, tepatnya di labia minor sisi kiri bagian dalam, dengan diameter sekitar 0,5 cm. Saat buang air kecil, luka tersebut menimbulkan rasa sakit yang luar biasa karena air seni melewatinya, sehingga saat buang air kecil, lukanya ditutup terlebih dahulu dengan jari dan terasa nyeri saat berjalan. Pasangan seks mengaku bebas dari sifilis. Apakah kemungkinan sifilis? atau infeksi virus/bakteri akibat tidak mengganti pakaian dalam secara teratur? Untuk sementara orang yang bersangkutan tidak dapat membeli obat atau bepergian dengan alasan apapun selama tiga bulan ke depan; apa tindakan yang terbaik, dok? Jawaban  :  Kondisi berikut dapat menyebabkan keluhan luka pada vagina: • Limfogranuloma venerum  • Sifilis  • Herpes genitalis  • Chancroid • Iritasi vagina yang disebabkan oleh bahan-bahan yang bersentuhan dengan ...